Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net
Tampilkan postingan dengan label Cagar Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cagar Budaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juli 2012

Waspadai Duplikasi Benda Cagar Budaya


KOMPAS, Senin, 25 Juni 2012 - Juru pelihara benda dan bangunan cagar budaya diminta mewaspadai upaya duplikasi benda cagar budaya oleh pihak luar. ”Saat ini duplikasi benda cagar budaya semakin canggih. Duplikat benda cagar budaya itu bisa sangat mirip hingga 99 persen,” tutur Aris Soviyani, Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Trowulan, Jawa Timur, di sela-sela pelatihan juru pelihara candi dan benda cagar budaya se-Jawa Timur di Probolinggo, pekan lalu. (DIA)
Read More......

Senin, 12 Desember 2011

Mendesak, Penetapan Kawasan Cagar Budaya

KOMPAS, Selasa, 6 Desember 2011 - Untuk mencegah penjualan benda-benda bersejarah, penetapan sebagian kawasan Kepulauan Karimata, Kalimantan Barat, menjadi kawasan cagar budaya sudah sangat mendesak. Jika penjualan benda bersejarah terus dilakukan, akan sangat mengganggu upaya penelitian arkeologis.

Peneliti Balai Arkeologi Banjarmasin, Ulce Oktrivia, Senin (5/12), mengatakan, ada banyak situs dan kawasan yang menyimpan potensi benda-benda bersejarah di gugusan Kepulauan Karimata. ”Sampai saat ini belum ada penetapan kawasan itu menjadi cagar budaya. Akibatnya, tidak ada perlindungan undang-undang terhadap benda-benda bersejarah di wilayah itu,” ujar Ulce.

Beberapa pulau di gugusan Kepulauan Karimata, seperti Pulau Maledang, Pulau Serutu, dan Pulau Karimata, merupakan kawasan dengan peninggalan benda bersejarah cukup banyak, terutama dari abad ke-7 hingga ke-19. Benda-benda itu terutama mangkuk porselen, peralatan makan, dan perkakas rumah tangga lain buatan China dari abad ke-7 sampai abad ke-19.

Di gugusan Kepulauan Karimata ditemukan juga prasasti menggunakan huruf China yang menguak pelayaran tentara Tar Tar pimpinan Kubhilai Khan yang singgah di Karimata untuk menyerang Kerajaan Singhasari (Singosari) di Jawa Timur.

Tanpa penetapan kawasan cagar budaya itu, sulit untuk menjerat para pelaku penjualan benda bersejarah menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Anggota Komisi D DPRD Kalimantan Barat, Ikhwani A Rahim, mengatakan, seharusnya pemerintah yang mengusulkan sebagian wilayah Kepulauan Karimata sebagai kawasan cagar budaya. ”Kalau pemerintah belum punya agenda, DPRD yang akan mendorong supaya segera mengusulkannya,” ujar Ikhwani.

Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mengatakan, masih ada peluang untuk memberikan perlindungan pada benda-benda bersejarah di kawasan Karimata. ”Kami hanya membutuhkan peta temuan arkeologi sehingga bisa menyiapkan upaya preventif. Kami membuka diri untuk berkomunikasi dengan Balai Arkeologi Banjarmasin,” kata Hildi. (aha)
Read More......

Selasa, 22 November 2011

Mayoritas Benda Cagar Budaya Tidak Terawat


KOMPAS, Rabu, 16 Nov 2011 - Benda cagar budaya di Indonesia yang telah didaftar Direktorat Peninggalan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata berjumlah 11.000 peninggalan. Namun, dari jumlah itu hanya 1.900 (17,27 persen) yang terpelihara optimal dan ditangani ahlinya, di antaranya di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Di provinsi lain, penggarapannya tak optimal karena kekurangan ahli konservasi dan juru pelihara. ”Untuk memenuhi kebutuhan itu, kami mengadakan pelatihan ahli konservasi dan juru pelihara di setiap provinsi. Targetnya, setiap provinsi mendapat tambahan 250 ahli konservasi dan juru pelihara,” kata Kepala Subdirektorat Konservasi Direktorat Peninggalan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Yusuf Budi Aryanto di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/11). (HEN)
Read More......

Dictionary

Kontak Saya

NAMA:
EMAIL:
SUBJEK:
PESAN:
TULIS KODE INI: